Maestro
Akhirnya maestro tersebut datang untuk pertama kali nya di tanah Aceh.Dengan membawa teman – teman lama,maestro membawakan lagu – lagu lama yang menjadi khas pada saat itu.
Dan untuk kali pertama nya saya melihat beberapa pejabat datang menyaksikan konser tersebut.Konserpun menjadi sebuah ajang kontrol sosial yang dulu [katanya] selalu di belenggu dengan aturan – aturan.Lagu yang lumayan keras dengan kritik sosial pun di alunkan dan kami berteriak – teriak puas dengan penampilan sang maestro.
Selain membawakan lagu – lagu lama, Bang Iwan juga membawakan beberapa lagu baru nya di album 50:50 dan beberapa lagu daerah.Saya salut memang dengan bang Iwan, walaupun belum pernah datang ke aceh sebelumnya, tapi dia membawakan lagu – lagu aceh dengan sangat bagus.Standing Applouse untuk bang Iwan !!
Sedikit foto konser bang Iwan di Banda Aceh

awakmu seneng bang iwan atau seneng lirik lagunya? yang bunyinya: “tak pernah terpikirkan bila aku bernapas tanpa napasmu” *uhuk uhuk*
#Dudi : whukakakak aku terjebak !!
heh, nawi konser ndek aceh? wah!
Standing Applouse untuk bang Iwan !!
mulai masuk area pertunjukan sampai keluar, standing terus ya rud. Lagu-lagu IF mampu mendekatkan hati, layak kalau dipanggil bang … semakin dekat. Kamu sudah kenal berapa lama rud ?
IF
Salamku wes kok sampekno rud ??
dah kenal bearapa lama ama bang iwan rud…?